SUMENEP. smanar.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep menjadi momentum penting bagi gerakan literasi guru di Kabupaten Sumenep. H.Fujianto,S.S.,M.Pd, Plt.SMAN 1 Arjasa resmi ditunjuk sebagai Ketua Komunitas Pena Guru Nusantara (PGN) Kabupaten Sumenep periode 2026-2031 dalam puncak peringatan Hardiknas yang dipusatkan di SMAN 2 Sumenep, Rabu, 6 Mei 2026.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Sumenep Dr. H. Rusli, S.Pd., M.Pd disaksikan oleh Kasi PM/PK-PLK dan Kasi PMK, H.Maswiyanto, S.Pd.,M.Pd dan H. M. Bahri Arafah, S.Sos, para kepala sekolah SMA, SMK, SLB Kabupaten Sumenep. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di panggung kehormatan puncak Hardiknas 2026, yang bertempat di SMAN 2 Sumenep. Puncak Hardiknas dihadiri lebih dari 100 peserta terdiri dari kepala sekolah, pengawas, guru, dan pegiat literasi se-Kabupaten Sumenep, pengurus PGN, guru, dan siswa yang memenangkan lomba dalam rangka hardiknas 2026.
Dalam surat keputusan nomor 188.4/462/101.6.24/2026, H.Fujianto,S.S.,M.Pd, dipercaya untuk menjadi ketua dalam Komunitas PGN tersebut. H.Fujianto,S.S., M.Pd sendiri bukan nama baru di dunia kepenulisan pendidikan. Sejaken jadi guru di SMAN 2 Sumenep, beliau telah menulis banyak buku dan menjadi editor untuk beberapa buku mata pelajaran Bahasa Arab di pusat perbukuan nasional, yang mengantarkan beliau melanglang buana ke Mesir dan negara timur tengah lainnya.
Usai dikukuhkan, H. Fujianto langsung memaparkan arah gerak Komunitas PGN di bawah kepemimpinannya. Ada beberapa program prioritas yang akan dikebut dalam periode kepemimpinannya:
1. Menggerakkan gairah literasi guru di sekolah
2. Kajian dan bedah buku bulanan
3. Memperbanyak cetak buku ber ISBN
“Menulislah maka suatu saat kau akan ditulis” Pesan Fujianto ketika diwawancarai oleh tim smanar.id dalam sambungan telepon.
Selain pengukuhan Ketua dan Pengurus Komunitas PGN, peringatan Hardiknas di SMAN 2 Sumenep juga diramaikan dengan sejumlah agenda. Di antaranya peluncuran judul buku terbaru dari Fujianto,S.S.,M.Pd, dengan judul Biografi Moh Tahir Pendidik dari Timor dan Penyerahan Hadiah dan penghargaan bagi Guru dan Siswa yang mendapatkan juara dalam lomba menulis esai, pidato bahasa Madura dan menulis surat untuk Gubernur dalam Kejuaraan Hardiknas 2026.
Acara ditutup dengan pemukulan gong oleh Kacabdin Sumenep yang menandai launching beberapa program spektakuler Cabdin Sumenep yaitu Bahasa Madura tiap hari kamis dan PGN.(Tim).
1 Komentar
Mantap, semoga muncul penulis-penulis handal dari kepulauan
BalasHapus