Acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dilantunkan oleh siswa ekstrakurikuler Marawis smanar. Kemudian dilanjutkan pembacaan kalam Ilahi. Sambutan Ketua OSIS selaku ketua pelaksana dan Kepala Sekolah Moh Tahir,S.Pd.,M.Si. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya meneladani sifat sifat kerasulan dan menjalankan sariat yang dibawanya. Acara puncak diisi ceramah agama oleh Ust.Mursiddin,S.Ag.
Dalam ceramahnya, Ust.Mursiddin,S.Ag menceritakan bahwa peristiwa Isro’ Mi’raj adalah peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi dirinya, umatnya serta alam semesta. Pengertian Isra’ mi'raj sendiri adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al-Aqso menuju Sidrotul Muntaha (langit ke tujuh).
Khusus pesan bagi siswa selaku penerus perjuangan, Ust.Mursiddin menekankan pada hadits dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara : 1). Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu; 2). Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu; 3)Masa kayamu sebelum datang masa; kefakiranmu; 4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu; dan 5) Hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR. Al Hakim).
Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, maksudnya: “Beramallah di waktu sehat, belajar dengan tekun, manfaatkan waktu dengan baik, sebelum datang waktu yang menghalangi untuk beramal seperti di waktu sakit.”
Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, maksudnya: “Manfaatklah kesempatan (waktu luangmu), saat belajar, beraktifitas pada hal yang baik, dalam hidup di dunia ini sebelum datang waktu sibukmu di akhirat nanti. Dan awal kehidupan akhirat adalah di alam kubur.”
Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, maksudnya: ”Bersedekahlah dengan kelebihan hartamu sebelum datang bencana yang dapat merusak harta tersebut, sehingga akhirnya engkau menjadi fakir di dunia maupun akhirat.”
Hidupmu sebelum datang kematianmu, maksudnya: “Lakukanlah sesuatu yang manfaat untuk kehidupan sesudah matimu, karena siapa pun yang mati, maka akan terputus amalannya.” khususnya pada momen peringatan Isra' Mi'raj ini.
: